NU Trangkil

Santunan Yatim, Fakir Miskin, dan Guru Ngaji di Wonokerto

 

Foto Dokumentasi Ranting NU Wonokerto 2026


nutrangkil.com – Islam sebagai agama paripurna tidak hanya mengajarkan hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga menekankan kepedulian terhadap sesama. Dalam rangka mewujudkan nilai luhur tersebut, Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah NU (Lazisnu) Ranting Wonokerto Pasucen Trangkil Pati menggelar acara santunan bagi yatim piatu, fakir miskin, dan guru ngaji pada Selasa, 27 Ramadlan 1447 H / 17 Maret 2026, bertempat di Masjid Sirojul Anam Wonokerto.

Acara ini berhasil menghimpun dana sebesar Rp 50.350.000,- (lima puluh juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah) dari para donatur. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada 15 anak yatim piatu serta 352 fakir miskin dan guru ngaji. Santunan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus implementasi ajaran Islam tentang zakat, infak, dan sedekah.

Ketua Lazisnu Wonokerto, Ibu Sri Endang Lestari, menyampaikan bahwa selain dari Lazisnu, anak-anak yatim juga menerima donasi tambahan dari Muslimat NU, Bapak Bima, serta dari para dermawan yang enggan disebutkan namanya. Hal ini menunjukkan bahwa semangat berbagi di bulan Ramadlan benar-benar hidup di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua NU Wonokerto, Bapak Ali Masykur, mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur atas kepedulian dan dukungan mereka. Ia juga memohon doa agar tanah wakaf untuk pembangunan gedung NU dapat berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi umat.

Dengan penuh harapan, acara santunan ini diakhiri dengan doa bersama agar Allah SWT melimpahkan keberkahan, mengabulkan doa-doa yang baik, serta menjadikan kegiatan sosial ini sebagai amal jariyah. Amiin, amiin, amiin.

*

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama